Tampilkan postingan dengan label Rekayasa Perangkat Lunak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rekayasa Perangkat Lunak. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 November 2014

SISTEM BILANGAN

Nufan Rizqi Prasetiya

SISTEM BILANGAN                                                                                                        

BINER (basis 2) dengan simbol bilangan 0 dan 1.
OKTAL (basis 8) dengan simbol bilangan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.
DESIMAL  (basis 10) dengan simbol bilangan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
HEKSADESIMAL (basis 16) dengan simbol bilangan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F

KONVERSI SISTEM BILANGAN
 Basis X ke DESIMAL
Untuk bilangan bulat, kalikan bilangan tersebut dengan  pangkat basis X sesuai dengan nilai 
    tempat/bobot
                - Contoh :   1458 = ……..10
1458 = 1x82 + 4x81 + 5x80  =   64  +  32    +   5   = 10110
Untuk bilangan pecahan, kalikan bilangan tersebut dengan  pangkat negatif basis X sesuai dengan nilai tempat/bobot
                - Contoh :   0, 128 = ……..10
0,12    =  1 x 1/81  +  2 x 1/82   = 1/8  +  2/64   
                  =1/8 + 1/32   =4/32 + 1/32   =  5/32
DESIMAL ke Basis X
Untuk bilangan bulat, bilangan tersebut dibagi dengan basis X
Untuk bilangan pecahan, kalikan bilangan tersebut dengan basisnya
BASIS X ke BASIS Y
Bilangan tersebut diubah ke desimal (lihat no. 1) kemudian ubah desimal tersebut ke basis Y (lihat no. 2).
BINER ke OKTAL dan sebaliknya
3 bit biner (dimulai dari titik radiks) = 1 digit oktal
BINER ke HEKSADESIMAL dan sebaliknya

4 bit biner (dimulai dari titik radiks) = 1 digit 
   heksadesimal

KODE BINER

Kode Biner yg berbobot ®BCD (Binary coded
    Decimal)
Contoh : kode BCD 8421 artinya MSB = Most Significant Bit mempunyai bobot 8, sedang LSB = Least Significant Bit mempunyai bobot 1.
               
* Konversi BCD ke  sistem bilangan basis yang lain :
BCD ke basis X ® ubah BCD ke Desimal kemudian ubah Desimal ke basis X.
Contoh :                                000101011 . 00100101BCD  = …… 2
                0 0010 1001  . 0010  0101   = 29,2510 =11101, 012                      0    2            9      ,    2        5

 Kode Biner yang tidak berbobot
Kode Excess-3 ® kode yang tiga angka lebih besar dari BCD 8421.
                Contoh :   6210 = …….xs3
Caranya : Tambah desimal 3  di setiap digit desimalnya kemudian ubah des. tersebut ke BCD, sehingga hasilnya menjadi     6   2
                                                                                                3   3  +
                                                                9   5  ®  1001 0101(xs3)  

Kode  Gray ® kenaikan hitungan (penambahan) dilakukan hanya dengan pengubahan keadaan satu bit saja.
                Contoh :   210 = …..kode gray
Caranya : ubah des. ke biner dahulu ® 0010

                                                         0      0            1
                BINER ®               0    0      1      0   +
 KELABU®       0                0              1      1
                                                                                                                                                               
Kode Gray sering  digunakan dalam situasi dimana kode biner yang lainnya mungkin menghasilkan kesalahan atau kebingungan selama dalam transisi dari satu word kode ke word kode yang lainnya, dimana lebih dari satu bit dari kode diubah.

KODE ASCII   termasuk kode Alfanumerik .
Contoh : cari kode heksadesimal dan desimal untuk huruf b dalam kode ASCII.
Cari b dalam tabel 2.9 Kode ASCII (Pengantar Organisasi Komputer, GUNADARMA, halaman 68) nilai barisnya adalah (6)16 = (0110)2 dan nilai kolomnya adalah  (2)16 = (0010)2. Jadi kode ASCII untuk b adalah (62)16 atau (01100010)2.

REPRESENTASI FLOATING-POINT
Menyatakan suatu bilangan yang sangat besar/sangat kecil dengan menggeser titik desimal secara dinamis ke tempat yang sesuai dan menggunakan eksponen 10 untuk menjaga titik desimal itu.

Sehingga range bilangan yang sangat besar dan sangat kecil untuk direpresentasikan hanya dengan beberapa digit saja.

Dinyatakan dengan notasi ® a = (m,e) , dimana :
a= m x re       r = radiks
                                   m = mantissa
                                    e = eksponen
Contoh : Tunjukkan bilangan-bilangan berikut ini dalam notasi floating point.
(45.382)10® 0.45382 x 102 = (0.45382,2)
b. (-21,35)8 ® -2135,0 x 8-2 = (-2135.0,-2)



ARITMATIKA FLOATING POINT
Penambahan        0,63524 x 103
0,63215 x 103  +
                                1,26739 x 103 ® 0,126739 x 104

-               Pengurangan                        0,63524 x 103
                                                                                0,63215 x 103  -
                                                                                 0,00309 x 103® 0,309 x 101
0,10100 x 22  ® 0,01010 x 23
0,11000 x 23  ® 0,11000 x 23   +
                                                  1,00010 x 23 ® 0,10001 x 24
-               Perkalian
(0,253 x 102) x (0,124 x 103) = (0,253) x (0,124) x 102+3
                                                                                                   
= 0,031 x 105 ® 0,31 x 104
                                                                        normalize
-               Pembagian      0,253 x 102 = 0,253 x 102-3
                                                                0,124 x 103     0,124           
                                                               
= 2,040 x 10-1 ® 0,204 x 100
                                                    overflow    

REPRESENTASI FIXED POINT    
Radiks point/binary point tetap dan diasumsikan akan berada di sebelah kanan dari digit yang paling kanan.

Representasi Sign-Magnitude/Nilai tanda
Untuk merepresentasikan bilangan integer negatif dan positif. Dengan menggunakan MSB sebagai bit tanda ®0 = positif, 1 = negatif               
Contoh :
Sign-Magnitude +9 dalam 8 bit  = 00001001               
Sign-Magnitude –4 dalam 4 bit  = 1100

Magnitude dari bilangan positif dan negatif sama hanya beda pada sign digitnya/MSB.
Representasi Komplemen-1
Untuk mendapat komplemen-1 maka bilangan nol diubah menjadi satu dan satu menjadi nol.

Representasi Komplemen-2
Langkah-langkah : Pengubahan bilangan desimal bertanda ke bilangan komplemen-2 (8-bit)
Tentukan bit tanda/MSB ® 0 = positif, 1 = neg.
Ubah desimal ke biner (7-bit)
Ubah ke kompl-1 (setiap 0 diubah ke 1 dan setiap
      1 diubah ke 0)
Ubah ke kompl-2 (tambahkan +1 ke kompl-1
      untuk mendapat bil. kompl-2)
Gabung menjadi satu yaitu MSB sebagai tanda
      bit dan 7-bit sebagai besarannya.

Langkah-langkah : Pengubahan bil. kompl-2 (8-bit) ke bil. des. bertanda
Tentukan bit tanda/MSB
Ubah 7-bit kompl-2 tersebut  ke kompl-1
Ditambah +1 ke kompl-1
Ubah biner ke desimal


ARITMATIKA FIXED POINT
                Penambahan positif, negatif, dan secara kebalikan bil-bil. biner yang diberi tanda yang direpresentasikan dalam komplemen-2.
                001110 (+14)                                                                         110010 (-14)
       + 001100 (+12)                             end carry     +  110100 (-12)
                011010 (+26)                                       1 100110 (-26)


Jumat, 11 Juli 2014

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Nufan Rizqi Prasetiya

 Analisis Permasalahan dari Sebuah Artikel


Survei: Warga AS Cemaskan Facebook & Google
Fino Yurio Kristo – detik.net
Minggu, 06/04/2014 15:00 WIB
Jakarta - Perusahaan teknologi raksasa semacam Facebook atau Google rupanya bikin cemas warga di tempat mereka berasal, Amerika Serikat. Terutama soal kemampuan para raksasa teknologi ini mengumpulkan data sehingga dirasa mengganggu kehidupan masyarakat. 
Dalam survei yang dilakukan Reuters/Ipsos di Amerika Serikat pada bulan Maret 2014, kemampuan mengenali lokasi, komunikasi personal dan kebiasaan berbelanja para penggunanya adalah hal yang paling dicemaskan warga pada Facebook dan Google.Mereka sepertinya merasa terlalu dimata-matai.
 Dengan kas raksasa senilai miliaran dolar, harga saham menjulang dan kehausan terus mengambil data user demi kepentingan bisnisnya, Google, Facebook dan Amazon juga kerap mencaplok perusahaan teknologi yang lebih kecil serta punya ambisi besar dalam perdagangan online.
Dalam survei pada sekitar 5000 responden tersebut, 51% di antaranya mengatakan setuju bahwa ketiga perusaahaan di atas ditambah Apple, Microsoft dan Twitter bertindak terlalu jauh dan berekspansi terlalu dalam ke kehidupan warga.
"Kita berada dalam tahap masyarakat di mana pada dasarnya segala sesuatu akan di-track. Mereka memiliki akses pada begitu banyak data yang bisa mereka gunakan dengan tidak benar dalam pendapat saya," kata Richard Armitage, salah seorang responden yang detikINET kutip dari Reuters, Minggu (6/4/2014).
Belum ada komentar resmi dari para perusahaan teknologi tersebut mengenai survei ini. Namun mereka memang sudah sering menegaskan bahwa melindungi data user merupakan prioritas utama dan mengklaim tidak sembarangan dalam memanfaatkannya.
Sumber :

Review inti permasalahan dari artikel diatas:
·           Facebook dan Google sebagai penyedia jasa layanan informasi internet bagi masyarakat tidak hanya memberikan manfaat yang luas bagi pencari informasi dan data secara cepat bagi penggunanya, namun ternyata juga telah mengganggu kehidupan masyarata karena terpublikasinya privasi bagi setiap orang khususnya dalam komunikasi inter personal.
·           Tidak hanya google dan facebook, beberapa perusahaan internet besar seperti amazon, apple dan twitter juga seakan berlomba-lomba dalam memberikan akses informasi kepada penggunanya agar dapat diakses oleh orang lain.
·           Luasnya akses pada internet tanpa batas dapat memberikan begitu banyak data yang bisa mereka gunakan dengan tidak benar, sehingga dapat merugikan beberapa pihak.
(Richard Armitage)
·           Google, facebook dan perusahaan teknologi raksasa lainnya juga seakan terus berlomba mengambil data user demi kepentingan sendiri, sehingga seringkali memonopoli perusahaan kecil dalam perdagangan inline.
Dalam sudut pandang lain, banyak individu yang merasa data user dan privasi mereka masih terbuka dan prioritas keamanan belum sepenuhnya diperhatikan.

Black Box Testing

Nufan Rizqi Prasetiya
REKAYASA PERANGKAT LUNAK

[Black Box Testing]

 Pengertian black box testing:
pengujian yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak. Jadi dianalogikan seperti kita melihat suatu koatak hitam , kita hanya bisa melihat penampilan luarnya saja, tanpa tau ada apa dibalik bungus hitam nya. Sama seperti prngujian black box, mengevaluasi hanya dari tampilan luarnya(interface nya) , fungsionalitasnya.tanpa mengetahui apa sesungguhnya yang terjadi dalam proses detilnya.( Hanya tau input- dan outputnya)

Kesimpulannya:
- pada antar muka PL (Perangkat Lunak)
- guna memperlihatkan bahwa fungsi – fungsi PL dapat beroperasi
- menguji beberapa aspek dasar dengan memperhatikan logika internal

Keunggulan Black Box
- bisa memilih subset test secara efektif dan efisien
- dapat menemukan cacat
- memaksimalkan testing investmen

Kelemahan:
- tester tidak pernah yakin apakah pl tersebut benar – benar lolos uji.

Jenis:
·         Graph based testing
·         Equivalence partitioning
·         Bonday value analisis
·         Comparison testing
·         Orthogonal array testing

Langkah – langkahnya:
1. analisa kebutuhan dan spesifikansi
2. pemilihan input
3. pemilihan outputnya
4. seleksi input
5. pengujian
6. review hasil
7. evaluasi

 [White Box Testing]

- Memberikan jaminan
- Menggunakan semua keputusan
- Mengeksekusi semua loop
- Menggunakan struktur dat internal
- Detail procedural
- Teliti

Jenis
-Basis path
-Control structura testing
- Condition testing
- Data flow testing
- Loop testing

Keunggulan white box:
- Mampu menditeksi kesalahan ;
- Kesalahan logika
- Ketidak sesuaian asumsi
-Case sensitive

Kelemahan:
- Melibatkan sumber daya yang besar , jadi boros.

Syarat dalam menjalankan strategi white box:
- Mendefinisikan semua alur logika
- Membangun kasus untuk digunakan dalam pengujian
- Melakukan pengujian