Jumat, 11 Juli 2014

REKAYASA PERANGKAT LUNAK


 Analisis Permasalahan dari Sebuah Artikel


Survei: Warga AS Cemaskan Facebook & Google
Fino Yurio Kristo – detik.net
Minggu, 06/04/2014 15:00 WIB
Jakarta - Perusahaan teknologi raksasa semacam Facebook atau Google rupanya bikin cemas warga di tempat mereka berasal, Amerika Serikat. Terutama soal kemampuan para raksasa teknologi ini mengumpulkan data sehingga dirasa mengganggu kehidupan masyarakat. 
Dalam survei yang dilakukan Reuters/Ipsos di Amerika Serikat pada bulan Maret 2014, kemampuan mengenali lokasi, komunikasi personal dan kebiasaan berbelanja para penggunanya adalah hal yang paling dicemaskan warga pada Facebook dan Google.Mereka sepertinya merasa terlalu dimata-matai.
 Dengan kas raksasa senilai miliaran dolar, harga saham menjulang dan kehausan terus mengambil data user demi kepentingan bisnisnya, Google, Facebook dan Amazon juga kerap mencaplok perusahaan teknologi yang lebih kecil serta punya ambisi besar dalam perdagangan online.
Dalam survei pada sekitar 5000 responden tersebut, 51% di antaranya mengatakan setuju bahwa ketiga perusaahaan di atas ditambah Apple, Microsoft dan Twitter bertindak terlalu jauh dan berekspansi terlalu dalam ke kehidupan warga.
"Kita berada dalam tahap masyarakat di mana pada dasarnya segala sesuatu akan di-track. Mereka memiliki akses pada begitu banyak data yang bisa mereka gunakan dengan tidak benar dalam pendapat saya," kata Richard Armitage, salah seorang responden yang detikINET kutip dari Reuters, Minggu (6/4/2014).
Belum ada komentar resmi dari para perusahaan teknologi tersebut mengenai survei ini. Namun mereka memang sudah sering menegaskan bahwa melindungi data user merupakan prioritas utama dan mengklaim tidak sembarangan dalam memanfaatkannya.
Sumber :

Review inti permasalahan dari artikel diatas:
·           Facebook dan Google sebagai penyedia jasa layanan informasi internet bagi masyarakat tidak hanya memberikan manfaat yang luas bagi pencari informasi dan data secara cepat bagi penggunanya, namun ternyata juga telah mengganggu kehidupan masyarata karena terpublikasinya privasi bagi setiap orang khususnya dalam komunikasi inter personal.
·           Tidak hanya google dan facebook, beberapa perusahaan internet besar seperti amazon, apple dan twitter juga seakan berlomba-lomba dalam memberikan akses informasi kepada penggunanya agar dapat diakses oleh orang lain.
·           Luasnya akses pada internet tanpa batas dapat memberikan begitu banyak data yang bisa mereka gunakan dengan tidak benar, sehingga dapat merugikan beberapa pihak.
(Richard Armitage)
·           Google, facebook dan perusahaan teknologi raksasa lainnya juga seakan terus berlomba mengambil data user demi kepentingan sendiri, sehingga seringkali memonopoli perusahaan kecil dalam perdagangan inline.
Dalam sudut pandang lain, banyak individu yang merasa data user dan privasi mereka masih terbuka dan prioritas keamanan belum sepenuhnya diperhatikan.

0 komentar:

Posting Komentar