DEKOMPOSISI
A. Pengertian
Dekomposisi
adalah satu proses
pemecahan suatu tabel
menjadi beberapa tabel yang lebih
kecil, pengertian dari dekomposisi tersebut bukan berarti
spesialisasi.
Karena keduanya
mempunyai perbedaan, kalau spesialisasi memecah
tabel secara horizontal sedangkan dekomposisi
memecah tabel secara vertikal.
Diketahui skema relasi R. Gugus
relasi {R1, R2, ,…, Rn} disebut Dekomposisi dari R jika :
R1 È
R2 È
… È
Rn = R
Artinya
{R1, R2, …, Rn} à dekomposisi dari R jika setiap atribut
dalam R muncul paling sedikit di salah satu Ri untuk 1 £
i £
n
B. Perbedaan Dekomposisi dan Spesialisasi
Perbedaan antara dekomposisi
dan spesialisasi
dikarenakan Jika akan menguji
spesialisasi tidak diperlukan
uji lossless maka data
tidak akan hilang,
sedangkan dekomposisi harus dilakukan
uji lossless karena
jika tidak dilakukan akan
terjadi lossy atau kehilangan data.
§ Dekomposisi
relasi R menjadi gugus relasi {R1, R2, …, Rn} yang tidak menyebabkan hilangnya
informasi disebut Lossless-Join
Decomposition.
§ Dekomposisi
relasi R menjadi gugus relasi {R1, R2, …, Rn} yang menyebabkan hilangnya
informasi disebut Lossy-Join Decomposition.
§ Dekomposisi yang
benar adalah jika
tabel-tabel hasil
dekomposisi itu digabungkan
kembali maka dapat menghasilkan
tabel awal sebelum
dilakukan dekomposisi,
sehingga proses dekomposisi
tidak menyebabkan hilangnya informasi yang ada.
C. Uji
Dekomposisi LOSSLESS / LOOSY
R1
Ç
R2 à
R1 atau
R1
Ç
R2 à
R2
Catatatan
:
Lossless
Join digunakan untuk menjamin keutuhan data untuk operasi gabungan (join) dan
merupakan fokus dalam desain basis data relasional
FUNCTIONAL DEPENDENCIES (FD)
A.
Pengertian
Functional Dependencies
adalah batasan terhadap gugus relasi yang berlaku. Diperoleh berdasarkan hubungan antar atribut
data.
Functional Dependencies
(FD) / Ketergantungan Fungsional (KF) digunakan untuk menggambarkan atau
mendeskripsikan bentuk normal atas suatu relasi
B.
Fungsi Functional Dependency
Kegunaan FD antara lain:
1.
Untuk memeriksa keabsahan apakah semua
relasi sesuai dengan ketergantungan fungsional yang diberikan
2. Untuk menetapkan batasan gugus relasi yang
berlaku
3. Untuk menentukan kunci relasi
4. Untuk melakukan normalisasi atas suatu tabel
relasional
C.
Manfaat FD pada dekomposisi
Untuk :
1. Lossless Join Decomposition
Mendapatkan
dekomposisi yang tidak kehilangan data/informasi
2. No Redundancy
Mendapatkkan skema relasi yang tidak mengandung redundansi
3. Dependency Preservation
Terjaminnya pemeliharaan ketergantungan shg dapat mengatasi
masalah update anomaly.
Rumus
Armstrong untuk menguji FD :
A1. Reflexive
Jika
y Í
x maka x à
y
A2. Augmentation
Jika
x à
y maka (x,z) à
(y,z)
A3. Transitive
Jika
x à
y dan y à
z maka x à
z
A4.
Decomposition
Jika x à (y,z) maka x à
y dan x à
z
A5. Union
Jika x à y dan x à
z maka x à (y,z)
A6.
Pseudotranstivity
Jika x à
y dan (z,y) à
w maka (x,z) à
w
SOAL
LATIHAN :
Ujilah dekomposisi dari skema
relasi R, apakah lossless atau lossy ?
1.
R = (A,B,C,D,E,F,G,H) didekomposisi
menjadi :
R1 = (A,B,C,D,E) dan R2 = (C,D,F,G,H)
dengan FD :
C à (A,B,D) ; F à
(G,H) ; D à
(E,F)
2.
R = (A,B,C,D,E) didekomposisi menjadi :
R1 = (A,B,C,D) dan R2 = (C,D,E) dengan FD
:
A à B ; (C,D) à
E ; B à
D ; E à
A
3.
R = (X,Y,Z,W,U,V) didekomposisi menjadi
:
R1 = (X,Y,Z,W) dan R2 = (W,U,V) dengan FD
:
W à X ; X à
Z
4.
R = (A,B,C,D,E,F) didekomposisi menjadi
:
R1 = (A,B,C), R2 = (A,D,F) dan R3 = (E,D)
dengan FD :
A à (B,C) ; D à
(F,A)
Ujilah pula dependency preservation
nya untuk masing-masing soal tsb.
PEMBAHASAN
1.
R = (A,B,C,D,E,F,G,H) didekomposisi
menjadi :
R1 = (A,B,C,D,E) dan R2 = (C,D,F,G,H)
dengan FD :
C à (A,B,D) ; F à
(G,H) ; D à
(E,F)
# Uji Dekomposisi
R1 È
R2 = (A,B,C,D,E) È
(C,D,F,G,H)
= (A,B,C,D,E,F,G,H)
= R
Jadi, terbukti bahwa (R1, R2) adalah dekomposisi dari
R.
# Uji
LOSSLES
R1 Ç
R2 à
R2
C,D à
C,D,F,G,H
(1) C,D
à
C,D (Reflexive)
(2) F
à
(G,H)
F à
G
F à H
Karena, D à E,F
C,D
à
C,E,F (Augmentasi)
Jadi, C,D à F
F
à
G,H
Maka, C,D à G,H
Dari semuanya di Union kan menjadi
:
C,D à C,D,F,G,H
Kesimpulan : Dekomposisi tersebut
adalah LOSSLESS.
2.
R = (A,B,C,D,E,) didekomposisi menjadi :
R1 = (A,B,C,D) dan R2 = (C,D,E) dengan FD
:
A à B ; C,D à
E ; B à
D ; E à
A
# Uji Dekomposisi
R1 È
R2 = (A,B,C,D) È
(C,D,E)
= (A,B,C,D,E)
= R
Jadi, terbukti bahwa (R1, R2) adalah dekomposisi dari
R.
# Uji
LOSSLES
R1 Ç
R2 à
R1
C,D à
A,B,C,D
(1) C,D
à
C (Reflexive)
C,D à
C ; C,D à
D
(2) C,D
à
E
E à
A
Jadi, C,D à
A
Karena, C,D à
A
A
à
B
C,D
à
B
Dari semuanya di Union kan menjadi
:
C,D à C,D,F,G,H
Kesimpulan : Dekomposisi tersebut
adalah LOSSLESS.
3.
R = (X,Y,Z,U,V,W) didekomposisi menjadi
:
R1 = (X,Y,Z,W) dan R2 = (W,U,V) dengan FD
:
W à X ; X à
Z
# Uji Dekomposisi
R1 È
R2 = (X,Y,Z,W) È
(W,U,V)
= (X,Y,Z,U,V,W)
= R
Jadi, terbukti bahwa (R1, R2) adalah dekomposisi dari
R.
# Uji
LOSSLES
R1 Ç
R2 à
R2
W à W,U,V
Karena, W à X
X à Z
Jadi, W à Z
Kesimpulan : Dekomposisi tersebut
adalah LOSSY.
4.
R = (A,B,C,D,E,F) didekomposisi menjadi
:
R1 = (A,B,C) ; R2 = (A,D,F) dan R3 = (E,D) dengan FD :
A à B,C ; D à
F,A
# Uji Dekomposisi
R1 È
R2 = (A,B,C) È
(A,D,F)
È
(E,D)
= (A,B,C,D,E,F)
= R
Jadi, terbukti bahwa (R1, R2) adalah dekomposisi dari
R.
# Uji
LOSSLES
R1 Ç
R2 à
R1
A à A, B, C
Karena,
A à
B, C
Jadi, A à B
A à
C
Dan A à A (Reflexy)
Dari semuanya di Union kan menjadi
:
A à A, B, C
Kesimpulan : Dekomposisi tersebut
adalah LOSSLESS.
0 komentar:
Posting Komentar