Senin, 01 April 2013

BASIS DATA



ERD
(ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM)
ER-Model dapat didefinisikan suatu model untuk menjelaskan hubungan antara data dalam basis data, didasarkan pada persepsi bahwa “real world” terdiri dari objek-objek dasar yang memiliki relasi/hubungan antar objek.
ERD merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendiskripsikan hubungan antara penyimpanan. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relative kompleks. ERD digunakan untuk mencoba menjawab pernyataan-pernyataan seperti :
o   Data apa yang diperlukan?
o   Bagaimana data yang satu berhubungan dengan yang lain?
Komponen –komponen pembentuk ER-Model :
a.                   Entitas       : individu (object) yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain.
Entity sets adalah sekumpulan entity yang mempunyai tipe sama yang dilihat dari atribut/property yang dimiliki oleh setiap entity.
Entity sets dilambangkan dengan bentuk persegi panjang.
Lambang Entitas
b.                  Atribut      : merupakan sebutan untuk mewakili suatu entity yang mendiskripsikan karakteristik dari entitas.
Atribut dalam entitas dilambangkan dengan bentuk elips.
Lambang Atribut
c.                   Relasi        : menunjukan adanya hubungan diantara sejumlah entitas.  Relationship set adalah sekumpulan relasi yang mempunyai tipe yang sama.
Relasi dilambangkan dengan diamond.
Lambang Relasi
d.                  Kardinalitas relasi : menyatakan umlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas lain, dapat berupa :
ü  Satu ke satu (one to one) : 1-1
ü  Satu ke banyak (one to many) / banyak ke satu (many to one) : 1-N
ü  Banyak ke banyak (many to many) : N-N
Normalisasi
Normalisasi merupakan proses pengelompokan data elemen menjadi tabel yang menunjukan entitiy dan relasinya atau lebih difokuskan pada tinjauan komprehensif terhadap setiap kelompok dan tabel secara individual.
Field/ Atribut Kunci (key)
Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data (row) dalam tabel secara unik.
Beberapa macam key yang dapat diterapkan pada ERD/tabel :
1.                  Super key
Kumpulan atribut yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah tabel secara unik. Bisa terjadi lebih dari sekumpulan atribut yang bersifat seperti itu dalam sebuah tabel.
2.                  Kandidat Key
Merupakan sekumpulan atribut minimal yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah tabel secara unik.
Untuk bisa menjadi kandidat key, suatu atribut harus memenuhi persyaratan :
a.       Untuk satu nilai hanya mengidentifikasikan satu baris dalam satu relasi (unik)
b.      Tidak memiliki subset yang juga merupakan kunci relasi
c.       Tidak dapat bernilai null.
Dengan kata lain, sebuah kandidat key adalah super key yang paling sedikit jumlah atributnya.
3.                  Primary key (PK)
PNilai dari Primary Key harus mengidentifikasikan sebuah baris yang unik didalam sebuah relasi. Kunci relasi terdiri dari satu atau lebih atribut relasi.
4.                  Alternate key
Kunci yang tidak ada didunia nyata, tetapi diadakan dan dijadikan primary key. Alternate key dibuat ketika tidak ada satu pun atribut dalam sebuah relasi yang bisa mewakili relasi tersebut, atau ada yang menjadi kandidat key tetepi tidak cukup efektif untuk digunakan sebagai primay key.
5.                  Komposit key
Primary Key yang terdiri dari lebih dari 1 atribut.
6.                  Foreign Key (FK)
Foreign Key (Kunci Tamu) adalah satu atribut yang melengkapi satu relationship yang menunjukan ke induknya. Kunci tamu ditempatkan pada entity anak dan sama dengan kunci utama (primary key) induk relasinya.

AGREGASI
Menggambarkan sebuah himpunan relasi yang secara langsung menghubungkan sebuah himpunan entitas dengan sebuah himpunan relasi dalam ERD. Sebuah relasi terbentuk tidak hanya dri himpunan entitas, tetapi juga mengandung unsure dari relasi lain. Sebenarnya kondisi ini tidak tepat bahkan ada yang dengan tegas tidak memperbolehkannya, sebagai jalan tengah digunakan notasi khusus unutk menunjukan adanya agregasi semacam itu.
 Berikut ini adalah contoh Model ERD KRS di UDINUS (Universitas Dian Nuswantoro) yang menggunakan Relasi Agregasi.

Kamus Data :

  • Dosen : { NIP , nama, alamat }
  • Mata Kuliah : {Kode Matkul, nama-matkul, semester }
  • mahasiswa : { NIM , nama, alamat, tgl_lahir }
  • Jurusan : {Kode-Jurusan , nama jurusan}
  • Belajar : { NIM , Kode-matkul , NIP , kelompok }
  • Mengajar : { Kode-Matkul , NIP , Jam, ruang, SKS }
  • memiliki : { NIM , Kode-Jurusan }

ERD KRS UDINUS dg Relasi Agregasi

0 komentar:

Posting Komentar